
Masbagik Festival 2025 Budaya dan Tradisi Lombok Timur
Agustus 26, 2025
Lombok Sumbawa Fair 2025 Pesta Budaya dan UMKM di NTB
Agustus 28, 2025Rinjani Travel Mart 2025 Ajang Promosi Pariwisata NTB di Kancah Internasional
Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan geliatnya di panggung nasional maupun internasional. Salah satu agenda penting yang akan menjadi sorotan adalah Rinjani Travel Mart (RTM) 2025, sebuah event besar yang mempertemukan pelaku industri pariwisata dengan buyer dari dalam dan luar negeri. Acara ini direncanakan berlangsung pada Oktober 2025, tepat setelah gelaran MotoGP Mandalika, sehingga diharapkan mampu memanfaatkan momentum kunjungan wisatawan ke Lombok dan sekitarnya.
Artikel ini akan membahas lebih dalam mengenai apa itu Rinjani Travel Mart, jadwal pelaksanaan, manfaat, hingga cara berpartisipasi dalam acara bergengsi ini.
Baca Juga: Masbagik Festival 2025 Budaya dan Tradisi Lombok Timur
Apa Itu Rinjani Travel Mart?
Rinjani Travel Mart merupakan sebuah ajang business-to-business (B2B) travel mart yang rutin diselenggarakan oleh ASITA NTB (Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia – Nusa Tenggara Barat). Acara ini pertama kali digelar untuk memberikan wadah bagi pelaku pariwisata lokal, seperti hotel, agen travel, desa wisata, hingga UMKM, agar bisa bertemu langsung dengan para buyer, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Konsep utama Rinjani Travel Mart adalah table-top meeting, di mana seller (pelaku pariwisata) dapat mempresentasikan produk dan layanan mereka kepada buyer yang sudah diseleksi. Selain itu, biasanya juga dilengkapi dengan fam trip (familiarization trip) ke destinasi-destinasi unggulan NTB, seperti Gili Trawangan, Gunung Rinjani, Mandalika, hingga Sumbawa. Dengan demikian, para buyer bisa merasakan langsung keindahan dan keunikan pariwisata NTB.
Sejarah Singkat Rinjani Travel Mart
Sejak pertama kali digelar, RTM selalu menjadi perhatian khusus bagi industri pariwisata NTB. Acara ini lahir dari semangat untuk memperkenalkan NTB ke panggung dunia dan menjadi ajang promosi yang lebih efektif daripada sekadar pameran wisata.
-
RTM 1–3 menekankan pada pengenalan potensi pariwisata Lombok dan Sumbawa ke buyer nasional.
-
RTM 4 (2023) mulai menarik perhatian buyer internasional dari Asia Tenggara.
-
RTM 5 (2024) berhasil menghadirkan puluhan buyer internasional dan menghasilkan target transaksi miliaran rupiah, sekaligus menunjukkan kesiapan NTB menjadi destinasi wisata unggulan.
Kehadiran RTM setiap tahunnya membuktikan bahwa event ini bukan hanya seremonial, tetapi benar-benar berdampak nyata bagi pertumbuhan sektor pariwisata daerah.
Rinjani Travel Mart 2025
Rinjani Travel Mart ke-6 akan digelar pada Oktober 2025. Waktu penyelenggaraan ini dipilih dengan strategi khusus, yaitu setelah perhelatan MotoGP Mandalika 2025. MotoGP di Sirkuit Mandalika menjadi salah satu event internasional terbesar di Indonesia, sehingga RTM 2025 diharapkan bisa memanfaatkan momentum tersebut untuk menarik lebih banyak peserta, baik buyer maupun wisatawan.
ASITA NTB sebagai penyelenggara telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Wakil Gubernur NTB beserta jajaran Pemprov NTB memberikan dukungan penuh agar acara ini sukses dan mampu menjadi ajang promosi yang signifikan bagi pariwisata Lombok dan Sumbawa.
RTM 2025 menargetkan ratusan peserta, mulai dari agen perjalanan, operator tur, hotel, pengelola transportasi, hingga desa wisata. Di sisi lain, buyer yang diundang berasal dari berbagai negara, khususnya pasar potensial Asia, Eropa, dan Australia.
Manfaat Rinjani Travel Mart Bagi Pariwisata NTB
Rinjani Travel Mart tidak hanya sekadar pameran atau pertemuan bisnis. Lebih dari itu, acara ini memiliki dampak besar bagi perkembangan pariwisata NTB.
1. Promosi Destinasi Wisata
NTB memiliki beragam destinasi kelas dunia, mulai dari Gunung Rinjani, Mandalika, Gili Trawangan, hingga Sumbawa Besar. Melalui RTM, destinasi ini bisa diperkenalkan lebih luas kepada buyer internasional.
2. Membuka Peluang Bisnis Baru
Bagi pelaku pariwisata lokal, RTM adalah kesempatan emas untuk menjalin kerjasama dengan buyer. Kesepakatan bisnis yang terjalin dapat berdampak langsung pada peningkatan jumlah wisatawan.
3. Memberdayakan UMKM dan Desa Wisata
Selain destinasi populer, RTM juga memberi ruang bagi desa wisata dan UMKM lokal untuk ikut serta. Produk-produk kreatif, kuliner khas, hingga kerajinan tangan bisa dipromosikan kepada pasar global.
4. Mendukung Ekonomi Daerah
Dengan meningkatnya transaksi pariwisata, secara otomatis akan berdampak pada perekonomian masyarakat NTB. Hotel, transportasi, restoran, hingga jasa pemandu wisata akan merasakan manfaat langsung.
Dampak Positif dari RTM Sebelumnya
Keberhasilan RTM 2024 menjadi bukti nyata potensi besar acara ini. Selama pelaksanaannya, puluhan buyer dari mancanegara hadir dan melakukan transaksi dengan pelaku usaha lokal. Banyak desa wisata yang kemudian masuk ke paket perjalanan internasional setelah diperkenalkan dalam RTM.
Selain itu, RTM juga membantu membangun citra NTB sebagai destinasi wisata yang lengkap: alam, budaya, hingga event internasional. Keberhasilan ini diharapkan berlanjut pada RTM 2025 dengan skala lebih besar, apalagi dengan adanya dukungan momentum MotoGP Mandalika.
Agenda Rinjani Travel Mart 2025
Meskipun detail resmi agenda RTM 2025 akan diumumkan mendekati hari H, biasanya rangkaian kegiatan terdiri dari:
-
Table-Top Meeting: Pertemuan seller dan buyer dalam format B2B.
-
Seminar & Workshop: Diskusi terkait tren pariwisata, strategi pemasaran, hingga peluang investasi.
-
Fam Trip: Kunjungan ke destinasi unggulan NTB agar buyer bisa merasakan pengalaman langsung.
-
Networking Session: Ajang silaturahmi antar pelaku industri pariwisata.
Cara Berpartisipasi dalam Rinjani Travel Mart 2025
Bagi Anda yang tertarik untuk ikut serta dalam RTM 2025, ada dua kategori utama peserta, yaitu seller dan buyer.
-
Seller: Pelaku pariwisata lokal seperti hotel, agen perjalanan, transportasi, desa wisata, hingga UMKM.
-
Buyer: Perwakilan agen perjalanan atau operator tur dari luar daerah maupun luar negeri yang diundang khusus.
Pendaftaran biasanya dibuka oleh ASITA NTB melalui kanal resmi mereka, baik website maupun media sosial. Untuk informasi lebih lanjut, pelaku pariwisata dapat menghubungi panitia atau memantau pengumuman resmi ASITA NTB.
Harapan untuk Rinjani Travel Mart 2025
Rinjani Travel Mart 2025 diharapkan menjadi ajang yang tidak hanya menghasilkan transaksi bisnis, tetapi juga mampu mengangkat citra NTB sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia. Dengan dukungan pemerintah, pelaku pariwisata, dan masyarakat, RTM dapat menjadi jembatan yang menghubungkan potensi lokal dengan pasar global.
Event ini juga sejalan dengan visi NTB untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi daerah, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan alam Lombok serta Sumbawa ke dunia internasional.
Baca Juga: Asia Road Racing Championship 2025 Round 4 di Mandalika
Penutup
Dengan berbagai persiapan yang matang, Rinjani Travel Mart 2025 diyakini akan menjadi salah satu event pariwisata terbesar tahun ini di NTB. Bagi pelaku industri pariwisata, ini adalah kesempatan emas untuk menjalin kerjasama baru, memperluas jaringan, dan memperkenalkan potensi lokal ke pasar global.
Jika Anda adalah bagian dari industri pariwisata, jangan lewatkan kesempatan untuk ikut berpartisipasi dalam acara ini. Jadikan Rinjani Travel Mart 2025 sebagai pintu gerbang menuju kesuksesan bisnis pariwisata dan promosi destinasi NTB ke kancah internasional.




